Cukup kecewa dengan kualitas kuliah umum dari anak2 UI ini, dari sekian banyak pembahasan dan pertanyaan gak ada sama sekali membahas isu geopolitik dan pertahanan.
LCA developed in early 2000s vs LCA developed (probably) in mid 2020s. Can't be compared at all, even in the year I-22 launched, the sixth generation aircraft may already be in operation.
If this project runs, it takes at least 15 years or more, also requires a lot of budget. So, It's even better if you make the best design. Have some vision, no wasting time and budget to create "just a simple product".
I think if Infoglobal and PT DI work together, it would be quite capable of making an LCA like the I-22 Sikatan. With its basic knowledge (having designed commercial aircraft such as N250, N-219) plus some PT DI architects are also said to be involved in the design of the KF-21 aircraft.
For...
Desain AH140 ternyata belum diterima semua oleh PT PAL 😅
https://www.cnbcindonesia.com/opini/20230913060932-14-471933/desain-sebagai-faktor-kritis-program-fregat-arrowhead-140
Masih agak skeptis dengan kemampuan avionik dan EW pespur buatan China, kalau dibandingkan sama US yg udah mature ya jauh kayaknya, bahkan dibandingkan sama Rusia yg notabene "agak ketinggalan" secara teknologi.
Kalau dicompare urutannya menurutku, US > Eropa > Rusia > China.
Dilatihan red flags biasanya pespur siluman hampir selalu memanfaatkan datalink dalam pertarungan jarak jauh/bvr, jarang mengaktifkan radar, jika F-22 mengaktifkan radar artinya posisinya sudah terekspos, mustahil EFT hanya bisa mendeteksi pada jarak 20 mile walau ditahun segitu kemungkinan...
IRST generasi terbaru kayak IRST21 bahkan bisa memandu bvr missile AIM-120C/D yg range nya 160km
https://www.lockheedmartin.com/en-us/news/features/2021/5-Reasons-IRST21-Is-Revolutionizing-The-Battlespace.html
Misi SEAD gak pake AWACS karena diharuskan presisi dan cepat. Dan ini kan lagi bahas battle air to air pespur bukan misi air to ground kayak SEAD, itupun kalau F-35 berhasil melakukan misi SEAD sudah pasti mengekspos keberadaannya dan lewat datalink bisa dengan mudah pespur non siluman dengan...
How about modern EW like spectra or epawss? Is it good enough to detect AESA radar? In military exercises such as a red flags almost every F-35 action in BVR mode use a datalink not radar. Does this indicate the AESA radar is also vulnerable?
yap kalau mengandalkan link 16 atau didampingi awacs memang sangat mematikan, tapi itu juga tergantung misi dan lokasi, kalau lokasinya di zona sendiri atau paling tidak di zona netral maka akan efektif tapi kalau lokasinya di zona lawan maka kurang efektif karena awacs sebagai mata tambahan...