jangan harap selama tidak ada kekuasaan tunggal kyk soeharto/soekarno atau dikuasai shadow power kyk di US dimana swasta punya kuasa besar mengarahkan kebijakan negara, indonesia ini yg dominan silent majority.
ada video, entah A4 atau A6 kena lancet pas turret bagian belakang, ada ledakan, tapi saat itu juga keluar asap putih dari automatic fire estinguisher systemnya... analisis komparasi teori tata letak amunisi dan system pengamanan terhdapa api tank barat dan timur emg terbukti valid.
you forget the reason of why this war started, its all about the oligarch wants UA in their armpit, just like what happen in RU, if this war prolonged, the most loss are the oligarch.
indo ga akan sampe segitunya, mengingat aspek kesejahteraan rakyatnya masih jauh...paling sih kemungkinan rafale, F 15, terus kasel non kroya, radar dll, dibelinya sekitaran 2020-2022 mengingat janji jokowi itu untuk upgrade alutsista sebelum pilpres...dengan syarat menhannya ga yg itu lagi...
klo yg ngomong gini si adiknya baru ngena, lah selama ini adiknya yg punya partai ini cuma ngomong, jaman bapak saya bla bla bla. ga mau fair kyk kakaknya gitu..
engga ada hubungannya kok, itu mah penulis artikelnya aja suka cucoklogi korban twitland. kasus KRL bekas itu ya gara gara pejabat...
https://www.kompas.id/baca/nusantara/2023/06/26/buru-kapal-hantu-penyelundup-bakamla-bangun-kapal-tercepat-di-indonesia?apn=id.kompas.app
this boat not kaleng kaleng if we talk about speed, locally made.
well, new western UA soldiers with better equipped weaponanry, should enough to prevent those wagner scum...with very big risk, RU lost soutern n eastern front..donesk to zapho if RU move wagner to Belarus
actualy, it composed a lot of parts from various vendors. including some local vendors who actualy vendor for local car manufacturers. the dashboard it localy made. But when you met MOQ, the body for the example, no one can beat chinese wk wk wk wk
itu resiko pekerjaan, org yg bisa ngatasi problem yg baselinenya minus, jadi plus itu skor dimata bos guede. klo logika ente yg dipake, ga mungkin jumlah konkow RI 1 dan 08 lebih banyak dari jateng 1 yg satu rumpun malah dgn RI 1...cerah..cerah..cerah..
itu turki, mau mau aja, semua org harus tahu, klo penyakit bisul saat ini sudah mau pecah bukan saatnya lagi pake tatakrama idealis, sudah mau perang. Makanya langkah 08 ngambil barang bekas yg bagi saya sama aja, ngasih ee ke muka pak de (yg jelas jelas ngomong jangan beli lagi pespur bekas)...