Agree...since it is using the same chassis with MT Kaplan, bigger caliber means less munition can be brought inHarimau better lah...105 good enough for infanteri support. 120 mm gave it to leopard
Latest Thread
Agree...since it is using the same chassis with MT Kaplan, bigger caliber means less munition can be brought inHarimau better lah...105 good enough for infanteri support. 120 mm gave it to leopard
The Army need to consider how to store these items. The ideal humidity level that must be maintained for the weapons to function properly is clearly stated
English?JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak satu prajurit TNI AD meninggal dunia akibat ledakan di Gudang Pusat Amunisi (Gupusmu) TNI yang terletak di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, pada Kamis (16/7/2026) pagi. “Dalam insiden itu satu orang personel dinyatakan meninggal dunia,” kata Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (AD) Brigjen TNI Donny Pramono, dikutip dari siaran langsung Kompas TV, Kamis (16/7/2026). Selain itu, enam personel TNI AD mengalami luka akibat peristiwa tersebut. “Empat orang mengalami luka berat dan dua lainnya mengalami luka ringan,” ucap dia.
Usai kejadian tersebut, satuan mengevakuasi seluruh korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
“Saat ini TNI AD telah mengambil langkah awal terhadap korban,” tegas dia. Diberitakan sebelumnya, ledakan dahsyat diduga terjadi di Gudang Pusat Amunisi (Gupusmu) TNI yang terletak di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, pada Kamis (16/7/2026) pagi. Insiden ini dilaporkan mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka dari pihak anggota TNI.
source
Again...